Orang Tua Ikut Hadir Antar Anak, Pembukaan KPAM Al Masoem Berlangsung Hangat dan Penuh Haru

Suasana haru menyelimuti pembukaan kegiatan Konvergensi Perilaku Model Al Masoem (KPAM) dan Ta’aruf Pesantensi yang digelar di Dome Al Masoem, Sabtu, 13 Juli 2025. Ratusan orang tua tampak hadir langsung, mengantar dan mendampingi anak-anak mereka memasuki fase baru dalam hidup—memulai pendidikan di lingkungan Pesantren Al Masoem Bandung, salah satu pesantren modern di Bandung yang dikenal menanamkan nilai karakter sejak hari pertama.

Prosesi pembukaan diawali dengan sambutan pimpinan yayasan dan dilanjutkan dengan momen simbolik penyerahan siswa dari orang tua kepada pihak sekolah. Momen ini menjadi titik emosional yang dalam. Banyak orang tua yang terlihat menahan air mata saat mengalungkan kartu identitas ke leher anak mereka—tanda bahwa sang anak kini resmi menjadi bagian dari keluarga besar Al Masoem. Pelukan hangat dan bisikan pesan dari orang tua terdengar lirih di antara keramaian, menciptakan suasana yang akrab sekaligus mengharukan.

Bagi sebagian keluarga, terutama yang baru pertama kali melepas anak mondok jauh dari rumah, ini bukan hal mudah. Namun pihak sekolah dengan sengaja membuka ruang bagi orang tua untuk menyaksikan langsung jalannya prosesi awal, sebagai bentuk transparansi sekaligus pendekatan humanis yang menjadi ciri khas pendidikan di Al Masoem. Kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara rumah dan sekolah, yang selama ini menjadi nilai penting dalam sistem pendidikan di yayasan ini.

Setelah prosesi selesai, para siswa dan santri diarahkan menuju unit masing-masing untuk memulai kegiatan pengenalan lingkungan, baik sekolah maupun asrama. Ini menjadi awal dari transisi yang penting: dari lingkungan keluarga yang serba familiar menuju lingkungan pendidikan yang lebih luas namun tetap hangat, terstruktur, dan mendukung pertumbuhan karakter. Di sinilah peran pesantren sebagai ruang pembinaan lahir dan batin mulai dijalankan secara nyata.

Pesantren Al Masoem Bandung, yang dikenal sebagai salah satu pesantren terbaik dan murah di Bandung, kembali menunjukkan komitmennya untuk menghadirkan pendidikan yang terjangkau, berkualitas, dan manusiawi. Dengan pendekatan integratif antara pendidikan formal dan pembinaan akhlak, Al Masoem berharap setiap siswa dan santri mampu tumbuh menjadi pribadi yang sehat, berakhlak, dan berprestasi—sesuai dengan semangat Cageur, Bageur, dan Pinteur yang menjadi fondasi pendidikan di sini.