Seorang wanita yang menjadipendamping bagi suami memiliki kewajiban untuk mengabdi dan melayani segala keperluan suami. Selain itu juga menuruti perintah suami selama suami memerintah suatu urusan yang sesuai dengan syariat Islam. Dan di dalam perjalanan suatu rumah tangga, terkadang terdapat sesuatu hal yang menguji keimanan serta kesabaran istri seperti perangai atau karakter suami yang membuat dirinya merasa sakit hati atau merasa tidak mendapatkan hak sepenuhnya sebagai seseorang yang dihidupi dan dilindungi. Lalu langkah apa yang sebaiknya dilakukan oleh seorang istri bila dalam situasi seperti ini? Tentunya sikap seorang istri harus bersabar dan belajar menerima suami dengan apa adanya karena niat awal ketika menikan adalah menjadi seseorang yang taat agar menjadikan pernikahan itu sebagai jalan untuk menuju surga. Keutamaan seorang istri yang sabar memiliki keistimewaan, yakni :
- Jalan masuk surga
Menurut hadist Hasan Shahih no.1296 dikatakan bahwa "Dan seorang istri yang taat pada suaminya, niscaya ia akan masuk surga dari pintu mana saja yang dikehendakinya." Dalam hal ini tentunya termasuk pada istri yang sabar selalu manaati perintah suaminya dan tidak pernah menyakiti ataupun melawan suaminya.
- Amalan yang utama
"Seorang wanita tidak akan bisa menunaikan hak Allah sebelum ia menunaikan hak suaminya." (Al Mawaarid no.1290) Di mana sebagai seorang istri maka yang menjadi pahala terbesarnya yaitu cinta serta pengabdiannya kepada suami. Amalan yang utama bahkan lebih tinggu dari amalan sunnah dan keutamaan istri yaitu melayani suami yang merupakan bagian dari kesabaran.
- Ciri istri yang bertanggungjawab
"Dan wanita adalah pelayan untuk suaminya, ia akan dimintai pertanggungjawabannya." (HR Bukhari Muslim) Kodratnya istri yaitu melayani dan menurut pada suami dan istri yang sabar merupakan ciri istri yang bertanggungjawab.
- Mendapat ridho dari Allah
Pastinya istri yang selalu sabar akan mendapatkan ridho dari Allah karena dalam setiap detik kesabarannya menjadi sebuah pahala besar yang akan membawanya menuju surga.
- Pahala lebih tinggi dari amlan sunnah
"Ha suami merupakan kewajiban bagi istri. Melaksanakan kewajiban harus didahulukan daripada melaksanakan amalan sunnah." (Fathul Baari). Sikap sabar yang dilakukan istri dalam menghadapi suami memiliki pahala yang jauh lebih tinggi besarnya dari amalan sunnah.
- Membahagiakan suami
"Suami memiliki hak untuk bersenang-senang dengan istrinya setiap hari dan sekaligus merupakan kewajiban seorang istri untuk melayani suaminya setiap saat."(Syarah Shahih Muslim). Pastinya suami akan merasa bahagia bila memiliki istri yang sabar dan penurut. Suami yang merasa bahagia akan memberikan ridho dan ketenangan hati pada istrinya karena suaminya merasa bahagia serta bersyukur memiliki istri sebaik dirinya.
- Ciri wanita mulia
"Seandainya aku boleh menyuruh seorang sujud kepada seseorang, maka aku akan perintahkan seorang wanita sujud kepada suaminya." (HR Tirmidzi no.1159). Wanita yang memiliki sifat sabar maka sudah jelas bila ia adalah wanita yang mulia.
- Mendapat kebahagiaan di akhirat
Seorang istri yang baik kepada suaminya, kelak akan mendapatkan kebahagiaan di akhirat.