Muslim Di Indonesia memiliki ciri khas yaitu kepulauan atau yang lebih dkenal dengan sebutan archipelago. Dan hal inilah yang membuat mentalitas muslim Indonesia berbeda dengan mentalitas muslim Timur Tengah ataupun Barat yang kebanyakan adalah masyarakat kontinental. Pada masyarakat kepulauan selalu mengedepankan gotong-royong. Ketika mendarat pada sebuah pulau maka mereka akan mencari masyarakat setempat untuk diajak bekerjasama.
Di Indonesia, seperti yang dikatakan Ketua Umum Pengurus Besar Nadhlatul Ulama Said Aqil Siradj, Islam Nusantara bukan sebuah sekte atau ajaran baru dalam Islam. Bukan pula madzhab baru. Tetapi ini merupakan pandangan umat muslim Indonesia yang melekat dan memiliki citra Nusantara.
Said menambahkan, seorang muslim yang tinggal di Indonesia memiliki kedekatan sangat tinggi dengan budaya di tempat mereka tinggal. Hal inilah yang melandasi munculnya konsep Islam Nusantara. Bahkan ia menurutkan, bahwa hal tersebut yang menjadi corak muslim Indonesia dan membedakannya dengan saudara muslim wilayah lain seperti Timur Tengah.
Dalam pandangannya, konsep tersebut menggambarkan umat Islam di Indonesia yang menyatu dengan kultur hasil kreasi masyarakat dan tidak bertentangan dengan syariat agama. Baginya, setiap muslim harus menyatu dengan budaya dimana mereka tinggal selama budaya itu baik dan tidak bertentangan. Hal ini yang akan membuat Islam semakin indah. Kita tidak boleh melawan atau menentangnya kecuali budaya yang tidak sesuai syariat seperti zinah, judi, mabuk, dan perbuatan lain yang dilarang.
Ketika dirinya ditanya apakah tidak akan muncul kekhawatiran manakala perkembangan konsep tersebut mendatangkan sekte atau ajaran baru dalam Islam, ia mengatakan tidak khawatir dan meyakini bahwasanya para ulama besar akan selalu membentengi munculnya hal tersebut. Selain itu ia mengatakan bahwa sudah banyak dibuat tulisan mengenai fenomena ini sehingga bisa dijadikan panduan untuk masyarakat.
Warga muslim di Indonesia relatif tidak mempunyai perbedaan yang mencolok. Oleh karena itu diharapkan agar setiap warganya bisa menjaga Islam untuk tetap di jalan tengah. Apalagi Indonesia saat ini telah dijadikan acuan bagi sejumlah negara dalam mengaplikasikan kerukunan.
Islam di Indonesia pun memiliki ciri pergaulan hidup yang berbeda dengan Timur Tengah. Timur tengah dan Indonesia adalah Islam yang sama tetapi cara gaya hidupnya dan pergaulannya lebih kepada sesuatu yang secara berdampingan namun tidak bisa disamakan. Hal ini tidak terlepas dari faktor budaya yang mempengaruhinya.